Vertical Jump Test (VJT) sebagai Alat Ukur Tinggi Lompatan atau Alat Ukur Tinggi Badan


Alhamdulillah bisa nulis lagi. Kali ini saya ingin berbagi tentang alat yang telah saya buat, yaitu Alat ukur Tinggi Lompatan atau bisa juga digunakan untuk mengukur tinggi badan. Alat ini merupakan suatu proyek yang saya buat untuk salah satu kampus di Jakarta untuk mengukur tinggi lompatan untuk keperluan olahraga. Alat ini mengukur tinggi lompatan sehingga dapat ditentukan seberapa tinggi lompatan yang telah dilakukan.

Alat ini dinamakan Vertical Jump Test atau disingkat dengan sebutan VJT. Alat ini mengukur tinggi lompatan seseorang sehingga dapat ditentukan seberapa tinggi lompatan yang telah dilakukan. Power dari alat ini bersumber dari listrik yang diregulasikan menjadi 5V dengan adaptor 2A dan LM7805. Otak dari alat ini adalah Atmega8535 dengan clock frekuensi 11.0592MHz. Alat ini menggunakan sensor jarak Ultrasonik, kali ini, saya menggunakan SRF05 sebagai sensornya. Kemudian, untuk menampilkan hasil dari pengukuran, digunakan LCD 4×40.  Sebenarnya saya ingin menggunakan LCD Grafik, namun, ternyata saya salah beli di Glodok. :D bodoh sekali.

Cara kerja alat ini bisa dibilang sangat sederhana. Alat ini memiliki 2 box, yaitu box sensor dan box control. Antara Box sensor dan box control dihubungkan dengan kabel serial untuk menyalurkan data. Box sensor ditempatkan menggantung secara vertikal di dinding dengan ketinggian 2 meter. Sedangkan, box control ditempatkan di meja saja. Box sensor, yang berisi sensor jarak SRF05, memancarkan gelombang Ultrasonik secara periodik sehingga objek di bawah box sensor akan terdeteksi. Dengan menggunakan prinsip pemantulan suara. Sinyal ultrasonik yang dibangkitkan akan dipancarkan dari transmitter ultrasonik. Ketika sinyal mengenai benda penghalang, maka sinyal ini dipantulkan, dan diterima oleh receiver ultrasonik. Sinyal yang diterima oleh rangkaian receiver dikirimkan ke rangkaian mikrokontroler untuk selanjutnya diolah untuk menghitung jarak terhadap benda di depannya (bidang pantul).

Sensor Ultrasonik SRF05 ini membangkitkan gelombang Ultrasonik. SRF05 merupakan pengembangan dari SRF04. SRF04 hanya mampu mencapai jarak 3 meter, sedangkan SRF05 mampu mencapai jarak 4 meter. Selain itu, SRF05 dapat menghemat Pin yang digunakan dengan menggabungkan antara Trigger Input dan Echo Output. Cara penggunaannya adalah dengan membuat Pin menjadi output (transmit) untuk Membangkitkan gelombang Ultrasonik, kemudian menunggu selama 700 us kemudian mengubahnya menjadi input untuk mengaktifkan Trigger Input (Receive) sehingga sinyal Ultrasonik diterima. Penggunaan mode ini hanya dengan menyambungkan pin 4 pada SRF05 dengan GND. Kodingan untuk sensor ini saya lampirkan bersama dalam 1 file di bawah.

Kemudian, setelah mendapatkan jarak dari sensor SRF05, dihitung tinggi badan dengan menggunakan perhitungan sederhana.

Tinggi Badan atau Tinggi Lompatan = 2 meter – Jarak sensor ke benda

Kemudian, data tersebut ditampilkan pada LCD 4×40 sehingga tampilannya besar dan dapat dilihat dari jarak jauh. Saya menggunakan CGRAM untuk membuat karakter sendiri sehingga saya dapat membuat huruf dan angka yang berukuran besar.

Gambar di atas adalah contoh kombinasi karakter dari karakter-karakter yang saya buat di CGRAM. Berikut adalah video dokumentasi VJT.

Source file :

Source Code Vertical Jump Test

Semoga Bermanfaat ^_^

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s